Sebab kecemasan itu tak pernah selesai
begitu mudah sunyi menyelinap
lalu bekerja dalam diriku
sembari menunduk dalam-dalam.
begitu mudah sunyi menyelinap
lalu bekerja dalam diriku
sembari menunduk dalam-dalam.
Ini rindu, bukan? Kau mengingat, mangenang. Walau akhirnya kita tak pernah berharap ingin kembali.
No comments:
Post a Comment